Mengenal Jenis Kain yang Sering Digunakan untuk Membuat Celana Jeans

Celana Jeans bisa dibilang merupakan celana yang paling popular dan paling banyak dipakai oleh penduduk di bumi ini. Sifat fleksibel dari Celana Jeans yang dapat dipakai dihampir semua momen, membuatnya banyak diminati, tidak hanya oleh kaum laki-laki tapi juga perempuan, dan tidak hanya menjadi celana yang wajib bagi kaum muda, tapi juga banyak dipakai oleh kaum tua.

Kelebihan lain dari Celana Jeans sehingga banyak digandrungi oleh banyak orang adalah adalah sifatnya yang tidak meninggalkan rasa panas, dan dapat dipola dengan berbagai macam model serta dapat dengan mudah dipadupadankan dengan jenis busana yang lain.

Celana Jeans yang awalnya dipakai oleh para buruh tambang di Perancis pada tahun 1560an sebenarnya merupakan celana yang terbuat dari kain denim, yakni jenis kain yang berbahan kapas atau biasa disebut katun / cotton. Serat kapas pada kain denim sengaja ditenun kasar secara diagonal dengan tambahan bahan-bahan tertentu.

Istilah kata “Jeans” berasal dari Perancis ditahun 1800an, dimana ketika itu orang Perancis menyebut celana berbahan denim buatan Genoa dengan sebutan Genes yang artinya celana dari Genoa. Sebutan itulah oleh orang Amerika dan Inggris dilafalkan dengan Jeans, sehingga istilah “Jeans” menjadi popular hingga sekarang ini.

Meski dengan bahan baku yang sama, yakni kain denim, namun kain untuk bahan baku Celana Jeans tersebut sebenarnya terbagi menjadi 4 jenis. Jenis kain pembuat Celana Jeans tersebut antara lain:

 

Dry Denim

Dry Denim adalah jenis kain Jeans kering, yakni kain denim yang dalam proses pembuatannya tidak dilakukan proses pencucian terlebih dahulu sebelum dilakukan proses pewarnaan. Kain jenis ini terkesan lebih kaku dibandingkan dengan kain jeans yang lain. Keunikan dari kain Dry Denim, seiring dengan lama waktu pemakaian, warna dari kain ini akan memudar, dan memudarnya warna kain tersebut justru semakin menambah daya tarik dari celana jeans.

 

Prewash Denim

Berbeda dengan Dry Denim, dalam proses pembuatannya kain Prewash Denim terlebih dahulu melalui proses pencucian sebelum dilakukan proses pewarnaan. Hasilnya, tekstur dari kain Prewash Denim ini menjadi lebih lentur, dan memudarnya warna kain dari jenis ini hanya terjadi pada bagian tertentu yang disesuaikan dengan desain serta dilakukan secara oleh mesin dan bahan kimia.

 

Black Coated

Black Coated adalah Jenis kain denim yang dalam pembuatannya dicampur dengan bahan acrylic. Bahan ini memiliki fungsi untuk mengawetkan kain agar dapat bertahan lebih sama pada saat digunakan. Pengaruhnya pada kain, jika kerap terkena gesekan, maka kain akan terlihat semakin mengkilat.

 

Salvage atau Selvedge Denim

Kain jeans yang tergolong paling baik diantara jenis kain jeans yang lain adalah Selvage atau Selvedge Denim. Jenis kain yang satu ini memiliki sifat yang lebih ringan dan lebih lembut, dengan tenunan yang lebih rapat sehingga memberikan hasil jahitan yang lebih rapi.

Demikian 4 jenis kain denim yang biasa dipakai untuk membuat Celana Jeans. Diantara keempat jenis kain tersebut tentu saja masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Tinggal kejelian kita dalam memilih jenis kain yang paling pas untuk celana yang akan kita buat sesuai dengan kebutuhan.

 


 


Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *