Hal – Hal Yang Harus Diperhatikan Sebelum Membeli Celana Jeans

Celana jeans tak lekang oleh jaman, setidaknya itulah yang banyak dikatakan oleh penggemarnya. Memang, dari dulu hingga saat ini, celana jeans tak pernah kehilangan popularitasnya, dari anak – anak hingga orang tua, pria maupun wanita banyak yang mengenakannya. Meski tren di industri fashion dunia senantiasa berubah, namun celana jeans tetap saja mampu bertahan dan tetap saja dicari.

 

Sayangnya, banyak penggemar jeans yang belum mengetahui bahwa memilih celana jeans tidak dapat dilakukan sembarangan. Ada beberapa aturan yang mesti selalu dipegang agar penampilan dapat terdongkrak saat mengenakannya. Berikut adalah hal – hal yang mesti diperhatikan ketika membeli jeans.

 

  • Pertimbangkan warna gelap.

Jeans dengan warna gelap memberi kesan melangsingkan, terutama bagi Anda yang memiliki bentuk kaki besar.

  • Awas! Muffin top

Muffin top adalah bagian pinggang yang berlipat yang menandakan celana tersebut terlalu ketat atau terlalu rendah. Cari jeans low rise yang memang pas di bagian pinggang dan jangan berpatokan pada ukuran.

  • Hati – hati dalam mengikuti tren

Tren fashion selalu berubah. Cobalah untuk mencari jeans yang memiliki model “long lasting”, yang biasanya tidak terlalu banyak membawa ornamen atau motif.

  • Jangan memilih jeans dengan model low-waist apabila kaki Anda termasuk pendek atau perut Anda termasuk memanjang dan “buncit”.
  • Jika Anda memiliki bentuk tubuh yang kecil, cari jeans yang berbentuk pipa dan hindari model boot cut karena model ini akan membuat Anda terkesan gemuk.

Perbedaaan Celana Jeans Skinny dengan Celana Jeans Chino

Banyak diantara kita yang peduli akan penampilan, namun kurang begitu paham dengan jenis atau model dari busana yang dikenakan. Salah satu yang banyak ditanyakan adalah perbedaan antara celana jeans skinny dengan celana jeans chino.

 

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, ada baiknya kita pahami dulu, apa yang disebut celana jeans chino. Celana jeans chino adalah celana dengan model chino yang berbahan denim. Celana chino sendiri awalnya berbahan twill yang diproduksi di China dan dijadikan pakaian militer pada abad ke-19. Pasca perang, celana tersebut banyak dipakai bekas prajurit dalam keseharian, sehingga model celana ini menjadi sangat popular dan disebut celana chino.

 

Celana chino pada umumnya memiliki model trouser dan banyak dipakai sebagai celana kerja. Celana ini memiliki kantong di bagian belakang dan kantong model samping, dengan potongan lurus dan baggy. Namun seiring dengan perkembangan mode, celana chino ini banyak dimodifikasi baik dari sisi mode maupun bahan.

 

Modifikasi dari sisi bahan membuat celana Chino tidak lagi hanya menggunakan bahan twill tapi juga bahan atau jenis kain yang lain, salah satunya adalah kain denim, sehingga muncullah yang disebut celana jeans Chino. Diantara celana jeans chino tersebut, dimodifikasi lagi dari sisi mode, sehingga muncullah jenis celana chino dengan model straight cut, model baggy, dan model slim fit atau celana jeans model skinny.

 

Celana jeans chino dengan model skinny ini memiliki potongan yang ketat membalut pinggang dan seluruh kaki, sehingga tidak cocok jika digunakan pada acara-acara formal. Sebaliknya, untuk acara-acara santai, celana ini dapat mendukung penampilan, apalagi jika dikenakan oleh mereka yang bertubuh kurus. Celana jeans skinny ini juga banyak dipakai para artis rock, ska, hip-hop, dan artis-artis dari aliran music yang banyak disukai anak-anak muda.

Celana Jeans Stik Balik

Celana Jeans Stik Balik

Celana jeans Stik balik atau celana jeans yang pada bagian bawahnya dijahit dengan model lipat, saat ini banyak dipakai oleh kaum muda, baik laki-laki maupun perempuan. Trend mode ini banyak digandrungi kaum muda, karena kesan modis yang dimunculkan juga dibarengi dengan kesan kebebasan atau ketidakterikatan dengan aturan, yang kental mewarnai penampilan mereka yang memakai celana jeans stik balik ini. Sudah barang tentu karakter yang dimunculkan dari model seperti inilah yang paling cocok dengan mereka yang berjiwa muda.

 

Meski nuansa yang dimunculkan celana jeans stik balik adalah kebebasan dan ketidakterikatan dengan aturan, bukan berarti siapapun juga dapat dengan seenaknya memakai celana ini, karena jika keliru dalam memilih model yang tepat, justru akan menurunkan nilai performance.

 

Untuk memilih celana jeans stik balik yang tepat, langkah pertama adalah mencari ukuran yang pas dengan panjang kaki. Jangan memakai celana yang terlalu panjang, atau justru terlalu pendek. Menjadi terlihat lucu jika celana yang sudah dijahit dengan model lipat ini, masih harus dilipat lagi karena terlalu panjang. Apalagi jika terlalu pendek, akan membuat tampilan orang yang bersangkutan layaknya seperti badut dalam sirkus.

Perhatikan pula panjang-pendek lipatan kain bagian dalam yang dijahit dan ditampakkan di bagian luar. Jika Anda memiliki tubuh yang kurus dan tinggi, sebaiknya memilih celana stik balik yang kain lipatannya berukuran cukup lebar. Sebaliknya, untuk Anda yang bertubuh gemuk dan pendek, sebaiknya menggunakan celana stik balik yang lebar kain lipatannya berukuran lebih pendek.

 

Dua cara sebagaimana tersebut di atas adalah cara termudah dalam memilih model celana jeans stik balik.

Cara Menghilangkan Noda di Celana Jeans

Cara Menghilangkan Noda di Celana Jeans

Semahal apapun harga Celana Jeans yang kita miliki, jika ada bagian yang berhias noda, nilai dari celana itu pasti akan turun, dan sudah barang tentu akan menurunkan pula kualitas performance yang kita tampilkan. Untuk itulah, bersihkan secepatnya noda yang menghiasi Celana Jeans dan jangan dibiarkan terlalu lama, karena semakin lama noda tersebut menempel, maka akan semakin sulit pula untuk membersihkannya.

Untuk membersihkan Celana Jeans dari berbagai macam noda, secara umum bisa dilakukan dengan merendamnya pada air dingin yang dicampur dengan detergen lembut. Jika noda tersebut tetap membandel, gunakan pembersih yang lebih kuat seperti cuka putih atau dry-cleaning.

Selain cara tersebut, ada beberapa cara khusus yang dapat dipakai untuk membersihkan Celana Jeans, beberapa diantaranya adalah:

  • Jika terkena noda cat, pastikan apakah cat tersebut berbasis air atau berbasis minyak, maksudnya untuk memperbanyak volume cat apakah dicampur dengan air atau dengan minyak. Jika cat berbasis air, gunakan lap bersih yang sudah dibasahi dengan air dan gunakan untuk membersihkan noda, begitu juga dengan cat yang berbasis minyak, gunakan lap yang dibasahi minyak untuk memperbanyak cat tersebut atau bisa juga dengan bensin dan pakailah untuk membersihkan celana. Lakukan secepat mungkin, karena semakin lama cat tersebut menempel pada kain denim, akan semakin sulit untuk dibersihkan.
  • Jika noda darah yang mengotori Celana Jeans, bersihkan dengan kain putih yang telah direndam ke dalam air dingin (tidak boleh air hangat/panas). Lakukan pembersihan secara berulang-ulang sampai celana benar-benar bersih, dan keringkan area yang terkena noda tersebut dengan menggunakan kain yang mudah menyerap air seperti kain handuk. Jika masih saja ada noda darah yang sulit dibersihkan (biasanya darah yang telah kering), gunakan air yang telah dicampur dengan ammonia untuk membersihkan sisa noda darah tersebut.
  • Untuk noda makanan dan minyak dapat dibersihkan dengan menggunakan detergen lembut yang telah dicampur dengan air suam-suam kuku.
  • Membersihkan Celana Jeans yang terkena noda krayon, permen karet atau lilin, bisa dilakukan dengan alat pengerok, seperti pisau mentega, atau alat lainnya yang datar dan tajam. Setelah selesai, ambil es batu dan gosok-gosokkan pada area yang terkena noda secara perlahan.
  • Celana Jeans yang terkena noda minuman, buah serta coklat bisa dibersihkan dengan menggunakan detergen lembut yang dicampur dengan air hangat. Jika masih ada noda yang belum hilang, campur larutan tersebut dengan cuka putih sebanyak 3 sendok teh, dan ulangi lagi membersihkan area yang ternoda.
  • Noda tinta pada celana jeans bisa dibersihkan dengan bantuan larutan pembersih, alkohol, acetanol, turpentine, atau hairspray. Setelah dibersihkan dengan salah satu dari larutan tersebut, lanjutkan dengan menguceknya secara perlahan menggunakan campuran detergen lembut dengan air dingin.

Demikian beberapa cara untuk menghilangkan noda pada Celana Jeans.

Model Celana Hotpant

Model Celana Hotpant

 

Jika dahulu, wanita “malu” ketika harus berpakaian yang menonjolkan bentuk tubuh, maka tidak saat ini. Wanita modern saat ini justru merasa bangga ketika mereka mampu mengenakan pakaian yang dapat menonjolkan lekuk tubuh indah yang mereka miliki, contohnya adalah dengan mengenakan hotpant.

Telah beberapa lama celana pendek cewek dengan model hotpant hadir di tengah – tengah kita. Peminatnya ternyata sangat banyak, terutama para wanita muda yang ingin tampil seksi namun tidak ingin terlalu “mengumbar”. Hotpant adalah celana pendek yang terbuat dari bahan atau kain yang cukup pendek, sehingga bagian paha wanita yang mengenakannya akan terlihat. Memang dibutuhkan keberanian yang cukup untuk mengenakan celana ini, oleh karenanya banyak wanita yang mengenakannya hanya ketika berada di dalam rumah. Celana hotpant juga banyak dikenakan oleh wanita yang senang travelling. Alasannya, karena celana ini sangat nyaman dipakai, terutama ketika cuaca sedang terik. Makanya, banyak pula yang mengenakannya ketika pergi ke pantai.

Namun, harus disadari bahwa tidak semua wanita cocok mengenakan hotpant. Jika Anda memiliki paha dan betis yang besar, sebaiknya hindari hotpant karena tumpukan lemak dan betis besar Anda akan terlihat dan justru malah tidak sedap dipandang. Jika Anda ingin mengenakannya saat keluar rumah, perhatikan momennya, jangan sampai orang – orang di sekitar Anda justru memandang aneh. Hotpant sesuai jika Anda kenakan ketika travelling, liburan ke pantai atau sekadar bersantai di rumah.

Testimonial