Mengenal Istilah Celana Jeans Cutbray

Salah satu model celana jeans yang paling popular sepanjang masa adalah model cutbray. Banyak orang yang meminatinya, tetapi mungkin belum banyak yang mengetahui dari mana asal usul celana jeans model seperti lonceng ini sehingga bias begitu popular. Hampir semua produsen celana jeans, yang sudah lama eksis maupun yang baru, memiliki atau minimal pernah membuat celana jeans dengan model ini. Hal ini sangat bias dipahami karena memang dulu, terutama di era tahun 1970-an sempat menjadi tren yang mendunia.

 

Sejatinya, asal muasal celana jeans cutbray sendiri belum dapat dipastikan, dan hingga saat ini masih menjadi perdebatan para pengamat fashion. Namun, di awal abad ke 19 celana dengan potongan melebar di bagian bawah mulai diperkenalkan, terutama oleh para prajurit angkatan laut Amerika Serikat. Namun, pada pertengahan tahun 1960-an, celana cutbray menjadi sangat popular di Amerika, terutama bagi para wanita dan hingga tahun 1970-an, celana model ini dipakai baik oleh pria maupun wanita. Celana tersebut sempat meredup, namun kemudian di akhir tahun 1990-an dan awal tahun 2000-an kembali bangkit meski dengan sedikit modifikasi.

 

Saat ini, celana cutbray bias dikatakan sedikit kehilangan pamor. Celana model ini dipandang sudah “old fashion”. Penggemar celana jeans di era ini lebih menggemari model – model celana skinny yang diklaim mampu menonjolkan bentuk tubuh dan membuat si pemakai Nampak lebih langsing. Meski demikian, masih ada beberapa kalangan yang memburu celana jeans cutbray, terutama untuk koleksi atau menghadiri pesta – pesta yang bertema retro.

Celana Jeans High Waist Masih Akan Menjadi Trend di Tahun 2015

Celana Jeans High Waist Masih Akan Menjadi Trend di Tahun 2015

Seperti yang kita ketahui, tren fashion senantiasa berubah. Bahkan di Negara – Negara yang memiliki empat musim, seperti Eropa dan Amerika, tren fashion selalu berubah setiap musim berganti. Meski Indonesia bukanlah Negara dengan 4 musim, namun agaknya tren atau gaya berbusana yang sedang “in” di Eropa dan Amerika selalu saja mempengaruhi tren fashion dalam negeri.

 

Dalam hal celana jeans, kita tahu bahwa beberapa waktu lalu model high waist menjadi sangat popular. Pertama kali dipopulerkan oleh selebrity dari Eropa dan Amerika, celana jeans dengan model pinggang tinggi tersebut kemudian mempengaruhi tren fashion di negeri ini. Banyak produsen celana jeans lokal yang kemudian membuat celana model high waist yang ternyata disambut dengan baik oleh pasar. Meski demikian, beberapa pengamat fashion berpendapat bahwa jeans model high waist ini tidak akan lama bertahan, meskipun hingga saat ini. Beberapa bahkan memprediksi bahwa di tahun depan, atau 2015 jeans model high waist akan berkurang peminatnya.

 

Apakah memang demikian? Banyak pengamat fashion dari Eropa dan Amerika yang yakin bahwa jeans model high waist masih akan bertahan, setidaknya hingga tahun depan. Alasannya, jeans ini masih sangat diminati hingga menjelang akhir tahun 2014 ini dan terbukti banyak desainer jeans ternama yang masih akan mengangkatnya dalam produk – produk yang mereka buat tahun depan. Jadi, bagi Anda yang saat ini baru tertarik untuk mengenakan high waist, jangan khawatir ketinggalan tren karena tahun depan jeans model ini masih akan digemari.

Celana Jeans Stik Balik

Celana Jeans Stik Balik

Celana jeans Stik balik atau celana jeans yang pada bagian bawahnya dijahit dengan model lipat, saat ini banyak dipakai oleh kaum muda, baik laki-laki maupun perempuan. Trend mode ini banyak digandrungi kaum muda, karena kesan modis yang dimunculkan juga dibarengi dengan kesan kebebasan atau ketidakterikatan dengan aturan, yang kental mewarnai penampilan mereka yang memakai celana jeans stik balik ini. Sudah barang tentu karakter yang dimunculkan dari model seperti inilah yang paling cocok dengan mereka yang berjiwa muda.

 

Meski nuansa yang dimunculkan celana jeans stik balik adalah kebebasan dan ketidakterikatan dengan aturan, bukan berarti siapapun juga dapat dengan seenaknya memakai celana ini, karena jika keliru dalam memilih model yang tepat, justru akan menurunkan nilai performance.

 

Untuk memilih celana jeans stik balik yang tepat, langkah pertama adalah mencari ukuran yang pas dengan panjang kaki. Jangan memakai celana yang terlalu panjang, atau justru terlalu pendek. Menjadi terlihat lucu jika celana yang sudah dijahit dengan model lipat ini, masih harus dilipat lagi karena terlalu panjang. Apalagi jika terlalu pendek, akan membuat tampilan orang yang bersangkutan layaknya seperti badut dalam sirkus.

Perhatikan pula panjang-pendek lipatan kain bagian dalam yang dijahit dan ditampakkan di bagian luar. Jika Anda memiliki tubuh yang kurus dan tinggi, sebaiknya memilih celana stik balik yang kain lipatannya berukuran cukup lebar. Sebaliknya, untuk Anda yang bertubuh gemuk dan pendek, sebaiknya menggunakan celana stik balik yang lebar kain lipatannya berukuran lebih pendek.

 

Dua cara sebagaimana tersebut di atas adalah cara termudah dalam memilih model celana jeans stik balik.

Model Celana Hotpant

Model Celana Hotpant

 

Jika dahulu, wanita “malu” ketika harus berpakaian yang menonjolkan bentuk tubuh, maka tidak saat ini. Wanita modern saat ini justru merasa bangga ketika mereka mampu mengenakan pakaian yang dapat menonjolkan lekuk tubuh indah yang mereka miliki, contohnya adalah dengan mengenakan hotpant.

Telah beberapa lama celana pendek cewek dengan model hotpant hadir di tengah – tengah kita. Peminatnya ternyata sangat banyak, terutama para wanita muda yang ingin tampil seksi namun tidak ingin terlalu “mengumbar”. Hotpant adalah celana pendek yang terbuat dari bahan atau kain yang cukup pendek, sehingga bagian paha wanita yang mengenakannya akan terlihat. Memang dibutuhkan keberanian yang cukup untuk mengenakan celana ini, oleh karenanya banyak wanita yang mengenakannya hanya ketika berada di dalam rumah. Celana hotpant juga banyak dikenakan oleh wanita yang senang travelling. Alasannya, karena celana ini sangat nyaman dipakai, terutama ketika cuaca sedang terik. Makanya, banyak pula yang mengenakannya ketika pergi ke pantai.

Namun, harus disadari bahwa tidak semua wanita cocok mengenakan hotpant. Jika Anda memiliki paha dan betis yang besar, sebaiknya hindari hotpant karena tumpukan lemak dan betis besar Anda akan terlihat dan justru malah tidak sedap dipandang. Jika Anda ingin mengenakannya saat keluar rumah, perhatikan momennya, jangan sampai orang – orang di sekitar Anda justru memandang aneh. Hotpant sesuai jika Anda kenakan ketika travelling, liburan ke pantai atau sekadar bersantai di rumah.

Mengenal Jenis Kain yang Sering Digunakan untuk Membuat Celana Jeans

Celana Jeans bisa dibilang merupakan celana yang paling popular dan paling banyak dipakai oleh penduduk di bumi ini. Sifat fleksibel dari Celana Jeans yang dapat dipakai dihampir semua momen, membuatnya banyak diminati, tidak hanya oleh kaum laki-laki tapi juga perempuan, dan tidak hanya menjadi celana yang wajib bagi kaum muda, tapi juga banyak dipakai oleh kaum tua.

Kelebihan lain dari Celana Jeans sehingga banyak digandrungi oleh banyak orang adalah adalah sifatnya yang tidak meninggalkan rasa panas, dan dapat dipola dengan berbagai macam model serta dapat dengan mudah dipadupadankan dengan jenis busana yang lain.

Celana Jeans yang awalnya dipakai oleh para buruh tambang di Perancis pada tahun 1560an sebenarnya merupakan celana yang terbuat dari kain denim, yakni jenis kain yang berbahan kapas atau biasa disebut katun / cotton. Serat kapas pada kain denim sengaja ditenun kasar secara diagonal dengan tambahan bahan-bahan tertentu.

Istilah kata “Jeans” berasal dari Perancis ditahun 1800an, dimana ketika itu orang Perancis menyebut celana berbahan denim buatan Genoa dengan sebutan Genes yang artinya celana dari Genoa. Sebutan itulah oleh orang Amerika dan Inggris dilafalkan dengan Jeans, sehingga istilah “Jeans” menjadi popular hingga sekarang ini.

Meski dengan bahan baku yang sama, yakni kain denim, namun kain untuk bahan baku Celana Jeans tersebut sebenarnya terbagi menjadi 4 jenis. Jenis kain pembuat Celana Jeans tersebut antara lain:

 

Dry Denim

Dry Denim adalah jenis kain Jeans kering, yakni kain denim yang dalam proses pembuatannya tidak dilakukan proses pencucian terlebih dahulu sebelum dilakukan proses pewarnaan. Kain jenis ini terkesan lebih kaku dibandingkan dengan kain jeans yang lain. Keunikan dari kain Dry Denim, seiring dengan lama waktu pemakaian, warna dari kain ini akan memudar, dan memudarnya warna kain tersebut justru semakin menambah daya tarik dari celana jeans.

 

Prewash Denim

Berbeda dengan Dry Denim, dalam proses pembuatannya kain Prewash Denim terlebih dahulu melalui proses pencucian sebelum dilakukan proses pewarnaan. Hasilnya, tekstur dari kain Prewash Denim ini menjadi lebih lentur, dan memudarnya warna kain dari jenis ini hanya terjadi pada bagian tertentu yang disesuaikan dengan desain serta dilakukan secara oleh mesin dan bahan kimia.

 

Black Coated

Black Coated adalah Jenis kain denim yang dalam pembuatannya dicampur dengan bahan acrylic. Bahan ini memiliki fungsi untuk mengawetkan kain agar dapat bertahan lebih sama pada saat digunakan. Pengaruhnya pada kain, jika kerap terkena gesekan, maka kain akan terlihat semakin mengkilat.

 

Salvage atau Selvedge Denim

Kain jeans yang tergolong paling baik diantara jenis kain jeans yang lain adalah Selvage atau Selvedge Denim. Jenis kain yang satu ini memiliki sifat yang lebih ringan dan lebih lembut, dengan tenunan yang lebih rapat sehingga memberikan hasil jahitan yang lebih rapi.

Demikian 4 jenis kain denim yang biasa dipakai untuk membuat Celana Jeans. Diantara keempat jenis kain tersebut tentu saja masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Tinggal kejelian kita dalam memilih jenis kain yang paling pas untuk celana yang akan kita buat sesuai dengan kebutuhan.

 

Testimonial